Perputaran Ekonomi dalam Kegiatan Pariwisata Sentuh Rp45,9 Triliun

Perputaran Ekonomi dalam Kegiatan Pariwisata Sentuh Rp45,9 Triliun

Kemenpar mencatat 354 kegiatan pariwisata selama dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih, menghasilkan perputaran ekonomi senilai Rp45,9 triliun -landbank.id-kemenpar

Jakarta, landbank.co.id- Kegiatan pariwisata memberi andil dalam perputaran ekonomi di Indonesia.

Selain menyerap tenaga kerja, sektor pariwisata juga dinilai mendukung pertumbuhan ekonomi.

Kementerian Pariwisata mencatat 354 kegiatan atau gelaran pariwisata selama dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih, menghasilkan perputaran ekonomi senilai Rp45,9 triliun yang menunjukkan besarnya potensi kegiatan pariwisata dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, capaian tersebut berasal dari berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku seni, komunitas, tenaga kerja, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

BACA JUGA:Ekonomi Tumbuh 5,29%: Prabowo Dikritik- kenyataan Menjawab

“Kementerian Pariwisata mendukung selama dua tahun ini sebanyak 377 event, dan dari 354 event yang dikaji, perputaran ekonomi yang dicapai adalah Rp45,9 triliun,” kata Widiyanti saat pelepasan lulusan Wisuda Ke-32 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di Kabupaten Badung, Bali, Kamis, 22 Oktober 2026.

Menurut Menpar Widiyanti, penyelenggaraan acara pariwisata tidak hanya berfungsi sebagai daya tarik bagi wisatawan, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi yang menjangkau berbagai sektor pendukung, mulai dari transportasi, akomodasi, kuliner, hingga ekonomi kreatif.

Kegiatan tersebut turut membuka ruang bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi melalui penyediaan jasa, produk kerajinan, pertunjukan seni, dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan acara.

BACA JUGA:Investasi Pariwisata Terus Bergulir, Nyaris Sentuh Rp40 Triliun

Dia menilai, keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi salah satu aspek penting agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan acara dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di sekitar destinasi.

“Pertumbuhan ekonomi, investasi pariwisata yang bertumbuh, dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya, saat memaparkan perkembangan sektor pariwisata nasional dalam dua tahun terakhir.

Menpar menambahkan, penyelenggaraan acara pariwisata dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah kepada pengunjung, sekaligus memperkuat daya tarik destinasi Indonesia di tengah persaingan global.

BACA JUGA:Hotel dan Restoran Dominasi Investasi Pariwisata

Karena itu, pengembangan kegiatan pariwisata perlu didukung sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan acara, pelayanan wisatawan, serta pengembangan produk dan pengalaman wisata.