DMAS, KPIG, dan BUVA Masuk Deretan Top Volume

DMAS, KPIG, dan BUVA Masuk Deretan Top Volume

Satu saham emiten properti dan dua emiten pelaku bisnis hotel masuk dalam deretan volume perdagangan terbanyak, Rabu, 21 Oktober 2026-landbank.id-idx.co.id

Jakarta, landbank.co.id- Satu saham emiten properti dan dua emiten pelaku bisnis hotel masuk dalam deretan volume perdagangan terbanyak, Rabu, 21 Oktober 2026.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) saham-saham itu adalah PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA).

Dari tujuh saham penyandang volume perdagangan teratas, saham DMAS menempati urutan ketiga terbesar, yakni sebanyak 992.056.100 saham.

BACA JUGA:Tiga Saham Hotel Sodorkan Cuan Gede

Nilai saham yang mulai diperdagangkan sejak 2015 itu menyentuh Rp204,83 miliar setelah ditransaksikan sebanyak 40.705 kali.

Saham DMAS ditutup di posisi Rp208, sedangkan saat pembukaan di level Rp210. 

Saham pemilik proyek Kota Deltamas, Jawa Barat itu sempat menyentuh angka tertinggi di posisi Rp212.

BACA JUGA:Saham Summarecon (SMRA) Koleksi Transaksi Rp87 Miliar

Di sisi lain, saham KPIG berada di posisi keenam top volume di Bursa Efek Indonesia dengan torehan sebanyak 551.930.100 saham.

Saham pemilik proyek MNC Lido City itu tercatat ditransaksikan sebanyak 5.076 kali senilai Rp16,16 miliar.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia, saham KPIG yang melantai sejak tahun itu ditutup menguat di posisi Rp31 setelah dibuka di level Rp28. 

BACA JUGA:Saham Lippo Karawaci Masuk Top Volume, Nilai Rp14,74 Miliar

Harga tertinggi saham KPIG tercatat di angka Rp32, sedangkan terendah di level Rp27.

Sementara itu, saham BUVA yang melantai di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2010 menempati peringkat ketujuh dalam daftar top volume kemarin.