Pemilik Pondok Indah Mall Kumpulkan Pemegang Saham, Ini Agendanya

Pemilik Pondok Indah Mall Kumpulkan Pemegang Saham, Ini Agendanya

Merujuk laporan keuangan Metropolitan Kentjana, Perseroan meraih pendapatan sewa pusat perbelanjaan sekitar Rp1,29 triliun pada 2025.

Baca juga: Begini Tarif Sewa Ruang Perkantoran Jakarta pada 2026

Sebaliknya, pendapatan sewa pusat perbelanjaan MKPI tahun 2024 berada di angka Rp1,25 triliun.

Pendapatan sewa pusat perbelanjaan merupakan kontributor terbesar terhadap total pendapatan tahun 2025 pemilik Pondok Indah Mall, Jakarta tersebut.

Masih mengutip laporan keuangan Perseroan, pada 2025, segmen tersebut menyumbang sekitar 50 persen terhadap total pendapatan MKPI yang sekitar Rp2,60 triliun.

Nama-nama penyewa terbesar, dikutip dari laporan keuangan MKPI, antara lain PT Trans Retail, PT Metropolitan Retailmart, PT Panen Lestari Internusa, PT Mitra Adiperkasa, PT Hindo, PT Gramedia Asri Media, PT Ace Hardware Indonesia, PT Exertainment Indonesia, dan PT Fast Retailing Indonesia.

Selain sewa pusat perbelanjaan, penyumbang kedua terbesar terhadap total pendapatan MKPI, yakni sewa perkantoran juga turut mengoleksi pertumbuhan.

Pendapatan sewa perkantoran yang didirikan pada 1972 ini naik sekitar 8 persen, yakni dari Rp264,29 miliar menjadi Rp284,48 miliar, sedangkan sumbangannya sekitar 11 persen terhadap total pendapatan tahun 2025.

Penyumbang ketiga terbesar terhadap total pendapatan MKPI, yakni bisnis hotel juga bertumbuh pada 2025. Segmen ini menyumbang sekitar 10 persen.

Baca juga: Pendapatan Sewa Pusat Perbelanjaan MKPI Menggeliat

Merujuk laporan keuangan MKPI, bisnis hotel membungkus pendapatan Rp255,44 miliar pada 2025 alias tumbuh sekitar 5 persen bila dibandingkan dengan tahun 2024 yang senilai Rp242,59 miliar.

Sebaliknya, penyumbang keempat terbesar, yakni penjualan tanah dan bangunan justru membukukan penurunan sekitar 3 persen, yakni dari Rp202,44 miliar menjadi Rp195,67 miliar.

Segmen penjualan tanah dan bangunan yang mencakup apartemen dan kaveling itu menyumbang sekitar 8 persen terhadap total pendapatan MKPI tahun 2025.

“Penjualan tanah dan bangunan sebagian besar merupakan penjualan apartemen Pondok Indah Residence, M-Terrace, Albasia, Villa Anggrek, Town House Tanah Ara tahun 2025 dan 2024,” dikutip dari laporan keuangan MKPI tahun 2025.

Baca juga: Pendapatan dan Laba Pemilik Pondok Indah Mall Meningkat