Mega Manunggal Property Lego Saham di Anak Usaha
Begitu juga dengan liabilitas. Per akhir Desember 2024 masih senilai Rp1,70 triliun, sedangkan per akhir Maret 2025 sebesar Rp1,78 triliun.
MMLP membukukan ekuitas sebesar Rp4,81 triliun per akhir Maret 2025, sebaliknya pada akhir Desember 2024 masih di level Rp4,79 triliun.
Hingga akhir 2024, MMLP memiliki empat anak usaha. Selain MMP Warehouse Singapore PTE.Ltd, anak usaha lainnya adalah PT Intirub dengan kepimilikan 99,69 persen.
Lalu, PT Mega Tridaya Properti dengan penguasaan 100 persen dan PT Indo Log Advisory sebesar 70,23 persen.
Komposisi pemegang saham MMLP per akhir Maret 2025 mencakup PT Suwarna Arta Mandiri sebesar 49,24 persen, Bridge Leed Limited 17,51 persen, Hungkang Sutedja 0,01 persen, dan masyarakat 33,24 persen.
Okupansi Warehouse
Sementara itu, tingkat hunian (okupansi) pergudangan modern (warehouse) di Jabodetabek dinilai dalam kondisi cukup sehat.
Baca juga: Ini Kawasan Industri yang Potensial untuk Relokasi Pabrik China
“Sektor pergudangan modern menunjukkan kinerja sehat pada triwulan keempat 2024, dengan tingkat hunian mencapai 87 persen,” tutur Farazia Basarah, country head and head of Logistics & Industrial JLL dalam keterangan tertulis yang dilihat landbank.co.id, beberapa waktu lalu.
Dia menerangkan, pasokan baru sekitar 125 ribu meter persegi telah ditambahkan melalui penyelesaian lima fasilitas di Bogor, Jakarta, dan Karawang.
“Kami mengamati peningkatan kehadiran perusahaan Tiongkok, menunjukkan minat positif pada pergudangan, pabrik sewa, dan lahan industri,” tutur Farazia Basarah.
Menurut dia, meskipun tarif sewa umumnya stabil akibat persaingan yang meningkat, beberapa proyek dengan spesifikasi di atas standar dan berlokasi strategis mengalami pertumbuhan sewa yang terkendali.
“Permintaan terhadap gudang modern tetap kuat, terutama di area timur Jakarta seperti Bekasi, Cikarang, dan Karawang. Komposisi penyewa semakin beragam, dengan manufaktur terkait kendaraan listrik diproyeksikan masih akan aktif pada 2025,” ujarnya.
JLL menilai, penerapan konsep hijau atau berkelanjutan terus meningkat, merambah berbagai sektor industri properti.