Penguatan Kelas Menengah Lewat Ekonomi Kreatif

Penguatan Kelas Menengah Lewat Ekonomi Kreatif

Pembangunan ekonomi kreatif perlu dilakukan dari hulu hingga hilir. Pembangunan dimulai dari daerah karena banyak potensi dan kekayaan kreatif lahir dari desa-landbank.id-kemen ekraf

“Kemudian kita perlu menyediakan ruang untuk talenta dan wirausaha muda bertumbuh. Di sinilah Creative Hub berperan sebagai tempat untuk belajar, bereksperimen, berkolaborasi, membangun jejaring, dan mengembangkan usaha,” kata Wamen Ekraf.

BACA JUGA:Kementerian Ekraf dan TikTok Go Perluas Akses Pasar Pegiat Ekonomi Kreatif

Menurut Irene, akses pasar menjadi bagian penting agar potensi kreatif yang telah dikembangkan dapat menghasilkan dampak ekonomi yang lebih luas. 

Melalui Creative by Indonesia, Kementerian Ekraf membuka akses pasar, mempertemukan pelaku kreatif dengan pembeli, serta mendorong business matching dan kerja sama hingga pasar global. 

“Ketiga inisiatif ini kita bangun bersama untuk memastikan bahwa potensi kreatif tidak berhenti menjadi potensi: ada yang mengembangkan talenta, ada yang memperkuat usaha, dan ada yang membuka jalan menuju pasar,” jelas Irene.

Sementara itu, RTM turut dihadiri Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, serta Managing Director Stakeholders Management BP Danantara Rohan Hafas. 

BACA JUGA:Tersedia KUR Industri Ekraf Rp10 Triliun

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ekraf didampingi Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Mohammed Ali Berawi; Direktur Kajian dan Manajemen Strategis Agus Syarip Hidayat, serta Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal.

(*)