Saat Prancis Bikin Sejarah di Istora Senayan, Indonesia Open 2025  

Saat Prancis Bikin Sejarah di Istora Senayan, Indonesia Open 2025   

Di sektor ganda campuran, torehan terbaik dikemas oleh pasangan Indonesia, Tri Kusharjanto/Minarti Timur yang mengoleksi lima gelar juara secara berturut-turut, yakni sepanjang 1995 hingga 1999.

Bahkan, Tri Kusharjanto menambah koleksi gelar juaranya bersama pasangan lain, Emma Ermawati pada 2001. Seakan tak ingin kalah, Minarti Timur pun menambah pundi gelar juaranya bersama Bambang Suprianto pada 2002.

Hingga kini, rekor Tri Kusharjanto dan Minarti Timur belum terpecahkan oleh ganda campuran lainnya, termasuk dari China yang dikenal cukup ganas di sektor tersebut.

Sejak Indonesia Open menjadi kejuaraan paling bergengsi besutan BWF pada 2018, yakni Super 1000, Indonesia baru satu kali menyabet gelar juara di nomor ganda campuran.

China mendominasi dengan mengantongi empat gelar juara. Sisanya dibungkus oleh Thailand lewat, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

 

Pasangan Eropa

Sepanjang 42 kali Indonesia Terbuka digelar sejak 1982, tahun 2020 ditiadakan karena pandemi Covid-19, terdapat delapan pasang ganda campuran Eropa yang merengkuh gelar juara.

Kali ini, pada 2025, pasangan Prancis membuat sejarah. Tampil sebagai juara ganda campuran untuk kali pertama.

Baca juga: Rekap Lengkap Singapore Open 2025, Lahir Para Juara Baru

Sontak wajah Gicquel dan Delrue tampak sumringah ketika menerima pengalungan medali di podium.

Pasangan ini sekaligus meraih hadiah uang sebesar US$107.300 atau setara dengan Rp1,72 miliar dengan asumsi kurs Rp16 ribu per dolar Amerika Serikat.

Sementara itu, Indonesia Terbuka 2025 bertajuk lengkap Kapal Api Indonesia Open 2025 dan berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta sepanjang 3-8 Juni 2025.

Turnamen bulu tangkis besutan Badminton World Federation (BWF) ini masuk dalam rangkai HSBC BWF World Tour 2025 dengan kategori Super 1000.

Penyelenggara menyediakan hadiah uang (prize money) total US$1,45 juta atau sekitar Rp23,20 miliar dengan asumsi kurs Rp16 ribu per dolar Amerika Serikat.