Kemenpar Gandeng 46 Perusahaan untuk Gaet Wisatawan India

Kemenpar Gandeng 46 Perusahaan untuk Gaet Wisatawan India

Jakarta, landbank.co.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng 46 perusahaan terpilih untuk menggaet wisatawan asal India.

Upaya mempromosikan pariwisata Indonesia itu dilakukan Kemenpar dalam momentum ”South Asia’s Travel and Tourism Exchange’ (SATTE 2025) yang berlangsung di Yashobhoomi (India International Convention & Expo Centre), New Delhi, India, sepanjang 19-21 Februari 2025.

“SATTE 2025 ini juga sebagai upaya mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan India untuk melakukan transaksi bisnis melalui penjualan paket wisata, khususnya destinasi Bali dan 5 DPSP,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima landbank.co.id, Rabu, 19 Februari 2025.

“SATTE juga menjadi sarana yang tepat untuk memperluas jaringan serta menggandeng mitra potensial di India,” lanjut Ni Made Ayu Marthini.

46 perusahaan yang digandeng Kemenpar terdiri dari 3 mitra platinum (Marriott International, Taman Safari Indonesia, dan VFS Global), 11 mitra premium, serta 32 mitra reguler.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 84,8 persen perusahaan berasal dari Provinsi Bali, dan sisanya dari Jakarta serta Yogyakarta.

Paket wisata minat khusus seperti marine tourism yang ditawarkan oleh Aneecha Sailing Catamaran (Pelayaran Wisata Maritim Indonesia) juga turut berpartisipasi di SATTE tahun ini.

Selain itu, banyak di antara perusahaan tersebut yang menjual paket wellness tourism yang biasanya tidak jauh dari segmen honeymoon.

Made mengungkapkan, adanya penjualan paket wisata tersebut dapat mendorong salah satu dari 5 program unggulan Kemenpar tahun 2025 salah satunya Pariwisata Naik Kelas.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkualitas melalui wisata minat khusus.

Kemenpar melakukan collaborative marketing berupa sharing cost dengan pelaku industri pariwisata sebagai langkah menyikapi efisiensi anggaran.

Made mengungkapkan, potensi kunjungan wisatawan India berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik cukup tinggi, yakni mencapai 710.688 wisatawan asal India yang ke Indonesia, dengan wisman India tumbuh sekitar 17,2 persen dibandingkan tahun 2023.

Potensi tersebut membuat Kemenpar tetap berkomitmen untuk berpartisipasi dalam SATTE 2025,

India menduduki peringkat keenam sebagai negara dengan jumlah wisatawan mancanegara terbanyak yang berkunjung ke Indonesia setelah Malaysia, Australia, Singapura, China, dan Timor Leste.