Jakarta, landbank.co.id- Dua proyek properti Sinar Mas Land (SML) menarik perhatian Indonesia Real Estate Property Awards 2026 atau (IREA 2026).
Kedua proyek yang memincut ajang besutan Lamudi.co.id dan Dot Property Group itu mencakup BSD City, Tangerang, Banten dan Grand Wisata Bekasi, Jawa Barat.
Pengembangan kedua proyek berskala kota itu dilakukan oleh anak usaha SML, yakni BSD City oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), sedangkan Grand Wisata Bekasi digulirkan oleh PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI).
BACA JUGA:Sinar Mas Land Masuk Fortune Indonesia 100, Perusahaan Berpendapatan di Atas Rp12 Triliun
Dalam ajang IREA 2026, Sinar Mas Land berhasil meraih kategori Developer of the Year, Best Mega Scale Township untuk proyek BSD City, dan Best Integrated Township Development untuk proyek Grand Wisata Bekasi.
Selain itu, Best Mixed-Use Development untuk proyek Hiera di BSD City dan Affordable Housing of the Year untuk proyek Nuone at Arcova di Grand Wisata Bekasi.
Menurut Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus refleksi atas komitmen Sinar Mas Land untuk terus menghadirkan pengembangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan.
BACA JUGA:Sinar Mas Land Raih Empat Penghargaan di Golden Property Awards People’s Choice 2026
”Bagi kami, penghargaan bukan menjadi tujuan akhir, melainkan bagian dari evaluasi atas apa yang telah kami lakukan sekaligus dorongan untuk terus berinovasi,” ujar Herry dikutip Senin, 5 Oktober 2026.
Ke depan, tambah dia, Sinar Mas Land terus mengembangkan kawasan dan produk properti yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini.
”Tetapi juga mampu menciptakan ekosistem yang memberikan nilai tambah bagi penghuni, pelaku usaha, komunitas, dan perkembangan kota secara berkelanjutan,” jelas Herry.
Manajemen SML menerangkan, penghargaan Developer of the Year diberikan berdasarkan penilaian terhadap performa dan kontribusi pengembang secara keseluruhan.
BACA JUGA:Sinar Mas Land dan Sojitz Luncurkan Meliora, Hunian Baru Mulai Rp800 Jutaan di Kota Deltamas
Penilaian mencakup konsistensi dan kualitas portofolio, kemampuan mengembangkan kawasan berskala besar, inovasi dan diferensiasi proyek, kontribusi terhadap perkembangan kawasan dan komunitas, penciptaan nilai jangka panjang, aspek keberlanjutan, serta kemampuan menghadirkan produk dengan positioning dan target pasar yang beragam.
Masing-masing proyek SML dinilai berdasarkan karakteristik dan tolok ukur kategori yang diikuti. BSD City sebagai Best Mega Scale Township dinilai dalam konteks skala pengembangan, kualitas masterplan jangka panjang, infrastruktur dan konektivitas, kelengkapan ekosistem, serta kontribusinya dalam membentuk kota berstandar internasional (world-class city) dan mendorong perkembangan kawasan.