Pariwisata Berbasis Komunitas di Desa Wisata Pentingsari

Senin 12-05-2025,14:58 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Redaksi

Sementara itu, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ASITA Surakarta mendorong peningkatan pergerakan wisatawan nusantara lewat Bengawan Solo Travel Mart 2025.

Event yang menjadi agenda tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta ini digelar pada 6-10 Mei 2025 dan diikuti oleh 30 pelaku industri pariwisata dari Kota Surakarta, dan 50 buyers yang 20 di antaranya berasal dari luar negeri dan 30 dari dalam negeri.

Baca juga: Rekomendasi Lima Tempat Wisata Jakarta yang Wajib Dikunjungi

Mayoritas buyers dari luar negeri tersebut berasal dari berbagai negara Asia di antaranya. Tiongkok, Malaysia, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Vietnam.

Adapun rangkaian acara Bengawan Solo Travel Mart 2025 terdiri dari kegiatan perjalanan wisata pengenalan (famtrip) bagi buyers, kegiatan business to business (B2B), dan business to customer (B2C). Dalam famtrip ini, Kementerian Pariwisata mengajak buyers mengenal dan mengunjungi beberapa daya tarik wisata di Solo, seperti Taman Balekambang, Lokananta, Kampung Batik Kauman, Mangkunegaran, serta berbagai aktivitas wisata budaya, wellness, dan gastronomi.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya, Minggu, 11 Mei 2025 mengungkapkan, event ini diharapkan mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia. Terutama menjelang masa liburan sekolah.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pejualan produk dan paket wisata, meningkatkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara, serta berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional, melalui sektor pariwisata,” kata Made.

 

(*)

Tags :
Kategori :

Terkait