Mengutip laporan keuangan DART, proyek milik Perseroan terdiri atas apartemen, perkantoran, hotel dan pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta dan Bali. Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada 1984.
Sepanjang lima tahun terakhir, yakni 2020-2024, pendapatan DART 2024 merupakan yang tertinggi. Bahkan, sudah melampaui sebelum terjadinya pandemi Covid-19, tahun 2019 yang sebesar Rp461,44 miliar.
Sempat turun pada 2020 dan 2021, pendapatan DART kembali pulih pada 2022 hingga 2024.
Manajemen DART menyadari bahwa dampak pandemi yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir ini sangat berdampak pada sektor usaha Perseroan.
Baca juga: Properti Perkantoran Terus Melenggang di Tengah Perang Dagang
“Untuk mengantisipasi hal tersebut, strategi dan upaya telah dilakukan Perseroan dalam rangka meningkatkan kinerjanya di tengah pandemi yaitu seperti melakukan efisiensi yang ketat dalam pengelolaan usaha Perseroan meliputi pengendalian biaya di bidang sumber daya manusia, utilitas, operasional kantor dan lainnya,” papar manajemen DART dalam paparan publik beberapa waktu lalu.
Selain itu, Perseroan juga berfokus pada peningkatan kinerja pada proyek-proyek yang telah ada dan bekerja sama dengan agen pemasaran untuk menjajaki dengan calon investor yang berminat pada proyek Perseroan.
Sementara itu, aset DART tercatat sebesar Rp6,20 triliun pada 2024, lebih rendah dibandingkan dengan setahun sebelumnya yang sekitar Rp6,31 triliun.
Dari sisi liabilitas, DART membukukan Rp4,76 triliun pada 2024, sedangkan tahun 2023 senilai Rp4,57 triliun.
Ekuitas DART pada 2024 sebesar Rp1,44 triliun atau lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2023 yang senilai Rp1,73 triliun.
Hingga 2024, sejumlah proyek DART antara lain adalah gedung perkantoran Plaza Chase yang terletak di pusat kawasan bisnis (central business district/CBD) Jakarta.
Lalu, perkantoran dan ritel Citiwalk Sudirman yang juga terletak di CBD Jakarta dan gedung perkantoran Plaza Agro.
Baca juga: Bisnis Hotel MNC Land Bertumbuh
Untuk bisnis hotel, DART memiliki Hilton Garden Inn, Bali yang berkapasitas 291 kamar. Lalu, Holiday Inn & Suites dan Citywalk Gajahmada yang merupakan hotel dan ritel berkapasitas 442 kamar.